Jumat, 18 Desember 2009

HOnestly...

Lady Di. Really fenomena icon kecantikan tahun 80’an,.. Saya inget dulu pesta perkawinannya yg megah, gaun pengantin yg panjangnya ampe 5 meter …sepintas keinget dongeng fairy tale when prince and princess get married and live happily ever after.

Minggu kemaren saya nyaksiin Pernikahan Charles dan Camilla di Metro TV. Beda banget ama pesta Charles yg dulu. Married di Catatan Sipil. Camillanya Cuma pake blazer dan topi bulu.
Gak habis pikir kenapa Pangeran Charles tetep milih Camilla, after all this year

Tapi klo dipikir2 lagi, menurut saya salah satu kualitas dalam diri laki2 yg harus bener2 di perhitungkan adalah kejujuran. Yup, whether he honest or not about his feeling.
Yup again, klo mulutnya aja udah gak jujur, apa lagi dari seorang laki2 yang bisa kita harapkan. Sakitnya dibohongin bukan cuma karena isi kebohongan itu sendiri...mau white lies, red lies or red-white lies..*bendera kaleee.. :p namany dibohongi ya tetep bikin nyesek... selain itu juga bikin sang korban merasa jadi orang paling bodoh plus bego sedunia...

Mungkin karena kita kaum wanita lebih senang di bohongin. Seneng di gombalin. Seneng di buat seakan2 be number one sm laki2 walau itu belum tentu bener...hiks..tapi saya tetep ga suka...

So that’s it. Menurut saya Charles tuh gak salah. Dia jujur kok ama perasaannya. walaupun menyakitkan..
He choose Camilla over Lady Di...which is happen not as beautiful as Lady Di


Rabu, 16 Desember 2009

SenDiRi

saya suka pergi sendirian. apalagi kalo pergi ke tempat makan, duduk deket jendela, pesen es krim, makan es krim sambil baca buku. hal itu sangat menyenangkan jika dilakukan sendirian. kalo pergi bareng temen emang menyenangkan sih tapi pergi sendirian juga menyenangkan.
terkadang, saya bingung sm orang-orang. ada orang yang begitu bergantung dengan teman. kemana-mana pergi dengan teman. kalo ga ada teman, ya ga kemana-mana. ada suatu percakapan yang menurut saya sangat-sangat aneh. waktu itu saya harus membeli sesuatu di pasar baru. saya pergi sendirian. setelah sampai kampus, ada teman saya yang nanya:
"pergi ama siapa?"
"sendiri."
teman saya tersenyum. "kasihan..."
saya bingung. kenapa kasihan? perasaan biasa aja. emang kalo pergi sendirian itu perlu dikasihani ya?
memang, awalnya berada di lingkungan baru pasti merasa ga enak karena ga kenal ama siapa-siapa. tapi kan itu hal yang wajar. dalam kondisi seperti itu, saatnya melakukan salah satu hal yang membuat diri disebut makhluk hidup, beradaptasi.
masalah yang sama terjadi saat sibuk-sibuknya les. pilih les di sini, les di situ. waktu kelas 1 SMU, saya ikut les di suatu tempat yang emang ga terkenal tapi banyak anak sekolah swasta yang les disana. dari SMU saya, cuma saya seorang yang les di sana. ditanyakan lagi pertanyaan:
"kamu ga apa-apa sendirian?"
emang harus apa-apa ya? les kan untuk belajar. haiyah.

sekarang, setelah serangkaian kasus yang terjadi, saya bertanya-tanya.
jadi, apakah saya yang aneh karena merasa nyaman sendirian?
apakah saya begitu individualisnya sehingga saya merasa aneh dengan teman-teman saya yang begitu sosialis (penggunaan katanya tepat ga ya? maksudnya di sini, bergantung dengan teman gitu)?apa jg karena saya yg terlalu mandiri?



Di Hack.......aaRRgggg

Di hack tuh nyebelin..bikin senewen n jengkel. Fbku tiba2 amburadul..acak adul, babak belur...duuhh..kurang sibuk apa yah org itu..kok sempet2ny buang2 waktu buat nge-hack fbku...ga jantan..banci..beraniny dr blkg..aarrgghhhh...
Jd peer buatku utk nge-add lg 511 temen yg di friendlist... semoga diampuni dosa2mu wahai hacker biarpun ak mengalami KDFB-->kekerasan dalam facebook *kata rani temenku..

ini ak dikasih langkah2 buat lbh menjaga fb kita dr org2 yg kurang sibuk itu....*thanks buat mas wahyu..hehe biar td agag misuh2 wktu ak minta bacain..qiqiqi

5 Langkah untuk menjaga privasi kita di Facebook

By roemasa - Posted on 22 September 2009

Tips di bawah ini fokus kepada bagaimana mempertahankan privasi kita tanpa membahayakan penggunaan kontak online kita di Facebook.


1. Hati-hati terhadap teman palsu

Teman Facebook kita memiliki akses yang lebih besar ke profil kita dibanding pengguna umum, jadi merupakan ide yang sangat baik untuk membatasi jumlah teman yang kita miliki atau siapa saja yang akan rutin berinteraksi dengan kita.

Log in dan pilih 'Friends | All friends'. Lihat daftar teman-teman kita dan hapus siapa saja yang tidak kita inginkan dapat mengakses informasi tentang diri kita.


2. Batasi aplikasi

Aplikasi Facebook merupakan cara yang menyenangkan untuk bersosialisasi, namun beberapa aplikasi dapat disalahgunakan. Cek 'privacy policy' dari tiap aplikasi yang kita gunakan dan hapus yang tidak kita sukai.

Untuk melakukan ini, pilih 'Applications | Edit Applications', klik 'Remove' untuk tiap aplikasi yang tidak kita inginkan dan klik 'Save'. Kita juga dapat mengedit informasi yang tersedia untuk aplikasi di setingan privacy.


3. Tinggalkan jaringan (networks)

Anggota dari jaringan mendapatkan akses yang sama ke profil Facebook seperti teman kita juga, tergantung dari setingan privacy yang kita terapkan di profile. Secara default, anggota jaringan lain dapat melihat profil kita secara penuh, yang mana data yang ada dapat disalahgunakan.

Berhati-hatilah terhadap jaringan yang kita ikuti dan tinggalkan yang tidak perlu. Untuk melakukan ini, arahkan ke bawah halaman network dan pilih 'Leave this Network', diikuti oleh 'Leave Network' untuk mengkonfirmasi.

4. Perketat setingan privasi kita

Di Facebook, pilih 'Settings | Privacy Settings'. Halaman ini akan memperlihatkan 'overview' dari setingan privasi saat ini di empat area. Pilih 'Profile' untuk mengontrol siapa saja yang dapat melihat bagian-bagian berbeda dari informasi tentang diri kita.

Kita dapat menyediakan akses untuk everyone/semua, atau memilih untuk hanya bagi teman saja/friends only, friends of friends atau friends and networks. Kita dapat mengeset tingkatan yang berbeda untuk bagian-bagian yang berbeda dari profil kita.


5. Batasi pencarian

Apakah kita tidak ingin ditemukan di Facebook oleh teman sekolah yang dulu kita hindari selama bertahun-tahun? Pilih 'Search' di layard Privacy Settings screen dan atur pemunculan pencarian kita hanya 'Only friends'. Ini akan melindungi para pengguna datang dan mengunjungi profil kita. Klik 'Save' untuk mengakhiri.

sumber..:http://erakomputer.com/content/tip/09/5-Langkah-untuk-menjaga-privasi-kita-di-facebook